Tata Memperkenalkan Kendaraan Lapis Baja Pertama India Sesuai Standar NATO

TASL 4×4 LAMV. Foto: X @tataadvanced
TASL 4×4 LAMV. Foto: X @tataadvanced

Tata telah memperkenalkan kendaraan lapis baja LAMV pertama yang diproduksi di India sesuai dengan standar NATO selama pameran IDEX 2025.

Peluncuran ini menandai kemajuan signifikan bagi industri pertahanan India, menempatkan negara ini dalam posisi yang lebih kompetitif di pasar global kendaraan militer.
“Peluncuran global TASL 4×4 LAMV adalah tonggak penting dalam menunjukkan kemampuan pertahanan India di kancah internasional,” ujar Sukaran Singh, CEO dan Direktur Tata Advanced Systems Ltd (TASL).

+ Angkatan Udara Italia Merilis Video Intersepsi Pesawat Komersial Setelah Dugaan Ancaman

Berkat terobosan ini, Tata berharap dapat memperkuat kehadirannya di pasar internasional kendaraan lapis baja sebagai eksportir. Perusahaan juga mengumumkan bahwa mereka siap memulai produksi bersama kendaraan ini di Uni Emirat Arab.

TASL 4×4 LAMV. Foto: X @tataadvanced
TASL 4×4 LAMV. Foto: X @tataadvanced

Ekspansi di Sektor Dirgantara dan Pertahanan

TASL telah mengamankan posisinya di pasar dirgantara global melalui kemitraan dengan Airbus untuk memproduksi pesawat angkut menengah C-295 di India untuk Angkatan Udara India. Selain itu, perusahaan ini juga memasok komponen strategis untuk berbagai produsen internasional.

Sumber perusahaan mengindikasikan bahwa LAMV dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan spesifik dari berbagai negara, menawarkan versi yang disesuaikan untuk memenuhi persyaratan keamanan dan operasional yang beragam.

Kapasitas dan Versi LAMV

Dirancang untuk dapat diangkut melalui udara, LAMV tersedia dalam dua versi berbeda:

Konfigurasi pengintaian: Mampu menampung pengemudi dan tiga awak, serta peralatan khusus.

Versi diperluas: Dirancang untuk transportasi pasukan, dengan kapasitas hingga 11 penumpang.

Kendaraan ini dirancang untuk beroperasi secara efisien di medan gurun dan wilayah pegunungan, mampu mencapai kecepatan maksimum 100 km/jam.

LAMV menawarkan perlindungan balistik “Tingkat 3 STANAG”, yang menjamin keamanan terhadap amunisi penembus lapis baja 7,62×51 mm dari jarak 30 meter dan serpihan proyektil artileri 155 mm dari jarak 60 meter.

Pasar sasaran TASL meliputi Inggris, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Amerika Latin, dengan tujuan memperluas pengaruhnya di sektor kendaraan lapis baja.

Sumber dan gambar: X @tataadvanced / mil.in.ua. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top